Cara menghitung BMI
BMI (Body Mass Index) atau IMT (indeks massa tubuh) adalah ukuran untuk melihat apakah berat badan sesuai dengan tinggi badan. Rumusnya IMT = berat badan (kg) ÷ tinggi badan (m)². Misalnya, tinggi 1,65 m dan berat 60 kg: 60 ÷ (1,65 × 1,65) ≈ 22,0.
Klasifikasi IMT menurut Kemenkes RI
| IMT | Kategori |
|---|---|
| Kurang dari 18,5 | Kurus |
| 18,5 – 25,0 | Normal |
| 25,1 – 27,0 | Gemuk (berat badan lebih) |
| Lebih dari 27,0 | Obesitas |
Batas ini lebih rendah daripada klasifikasi internasional WHO (kelebihan berat dari 25, obesitas dari 30), karena pada orang Asia risiko penyakit sudah meningkat pada IMT yang lebih rendah. Kalkulator ini memakai klasifikasi Kemenkes.
Berat badan normal untuk tinggi Anda
Hasilnya juga menunjukkan rentang berat badan normal untuk tinggi Anda (IMT 18,5–25,0). Untuk 1,65 m, kira-kira 50,4–68,1 kg. IMT tidak membedakan otot dan lemak, sehingga bisa kurang tepat untuk atlet, lansia, dan ibu hamil; lingkar perut juga penting (obesitas sentral: ≥ 90 cm pada pria, ≥ 80 cm pada wanita). Gunakan hasilnya sebagai panduan dan konsultasikan dengan dokter bila perlu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa IMT yang normal?
Menurut Kemenkes RI, IMT normal untuk orang dewasa adalah 18,5 sampai 25,0.
Apa bedanya klasifikasi Kemenkes dan WHO?
WHO menganggap kelebihan berat badan mulai IMT 25 dan obesitas mulai 30. Kemenkes memakai batas lebih rendah: gemuk mulai 25,1 dan obesitas di atas 27,0.
Berapa berat ideal untuk tinggi saya?
Antara tinggi(m)² × 18,5 dan tinggi(m)² × 25. Untuk 1,60 m sekitar 47,4–64 kg.
Apakah bisa untuk anak-anak?
Tidak. Kalkulator ini untuk dewasa; untuk anak dipakai grafik pertumbuhan sesuai usia dan jenis kelamin.